Cincin Pembumian untuk Pengukur Aliran Elektromagnetik
Deskripsi Produk
Cincin pentanahan dipasang pada flensa di kedua ujung (atau salah satu ujung) sensor pengukur aliran elektromagnetik, dan biasanya dibaut ke flensa pipa. Fungsi utamanya adalah untuk menyediakan titik pentanahan yang andal untuk fluida yang diukur, pada potensial yang sama dengan sensor.
Pengukur aliran elektromagnetik beroperasi berdasarkan Hukum Induksi Elektromagnetik Faraday. Penggunaan cincin pembumian memastikan pengoperasian pengukur aliran elektromagnetik yang stabil dan akurat dalam kondisi sulit atau khusus, menghilangkan interferensi, menetapkan potensial referensi yang stabil, dan melindungi elemen pengukuran inti.
Apa fungsi dari cincin pentanahan?
• Menyediakan pentanahan listrik yang stabil
• Melindungi sirkuit instrumen
• Menghilangkan potensi perbedaan
• Meningkatkan akurasi pengukuran
Kapan Cincin Pembumian Diperlukan?
Sebaiknya gunakan cincin pentanahan:Jika pipa bukan terbuat dari logam (seperti PVC, PP) atau memiliki lapisan isolasi yang terbuat dari karet, plastik, keramik, dll., maka cincin pembumian harus digunakan karena fluida tidak dapat dibumikan melalui pipa itu sendiri.
Pertimbangkan untuk menggunakan cincin pentanahan:Ketika mediumnya sangat korosif, rentan terhadap kristalisasi, atau ketika dibutuhkan persyaratan pengukuran yang sangat tinggi, disarankan untuk menggunakan cincin pembumian untuk melindungi elektroda dan mendapatkan hasil pengukuran yang optimal.
Elektroda pembumian dapat digunakan untuk:Pada pipa logam biasa dan aplikasi di mana medianya tidak korosif atau hanya sedikit korosif, fungsi elektroda pentanahan yang terintegrasi dalam flow meter biasanya sudah mencukupi.
Spesifikasi
| Nama Produk | Cincin Pembumian |
| Aplikasi | Pengukur Aliran Elektromagnetik |
| Bahan | Tantalum, Titanium, SS316L, HC276 |
| Ukuran | Diproses sesuai dengan gambar. |
| MOQ | Jumlah pesanan minimum bervariasi tergantung pada spesifikasi; silakan hubungi kami untuk detailnya. |
Pemilihan Material Cincin Pembumian
| Bahan | Lingkungan yang berlaku |
| 316L | Air industri, air domestik, air limbah, larutan netral, dan asam lemah seperti asam karbonat, asam asetat, dan media korosif lemah lainnya. |
| HC | Tahan terhadap asam oksidatif, seperti campuran asam nitrat, kromat, dan sulfat. Juga tahan terhadap korosi akibat garam pengoksidasi atau lingkungan pengoksidasi lainnya. Memiliki ketahanan korosi yang baik terhadap air laut, larutan garam, dan larutan klorida. |
| Ti | Tahan korosi terhadap air laut, berbagai klorida dan hipoklorit, serta berbagai hidroksida. |
| Ta | Tahan terhadap hampir semua media kimia kecuali asam fluorida. Karena harganya yang tinggi, hanya digunakan untuk asam klorida dan asam sulfat pekat. |











